Sekolah Raya

Membangun ke-Indonesia-an Melalui Jendela Pendidikan Berbasis Alam Dan Budaya

Diskusi Mengenai Kekerasan Seksual

Tidak ada komentar
Berita kekerasan seksual telah banyak diberitakan di seluruh media masa baik cetak maupun elektronik. Berita kekerasan seksual semakin nyata ancamannya setelah terjadi kasus pelecehan seksual pada murid di sekolah JIS (Jakarta Internasional School) selanjutnya muncul juga di beberapa wilayah lain. Dari segi peristiwanya sendiri, beberapa kasus sebenarnya kejadiannya sudah berlangsung lama tapi karena tidak terungkap dan belum ada yang melapor kejadian itu terus berulang. Pemberitaan dari media akhirnya membuka kesadaran kita bahwa anak-anak dalam posisi yang rentan menglami tindakan kekerasan seksual, mengingat pelakunya bukanlah orang asing atau orang yang tidak dikenal, banyak kasus pelakunya adalah orang-orang terdekat. Dari berbagai kejadian tersebut perlu respon yang serius dari berbagai pihak.

Memperhatikan dari berbagai kasus yang pernah ada, pelaku kekerasan umumnya adalah orang terdekat, dari keluarga sendiri (ayah,saudara,paman), lalu dari tetangga, dari teman,guru, petugas sekolah dll. Menjadi pertanyaan besar tentunya, bagaimana orang-orang yang mestinya melindungi dan mengayomi serta memberikan contoh justru merusak masa depan anak-anak yang mestinya dilindunginya.

Kalau kita lihat berbagai kasus pelakunya adalah orang-orang terdekat maka perlu upaya pencegahan yang bersifat massif melalui kampanye dan sosialisasi perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk tindakan kekerasan dan diskriminatif. Memaksimalkan kelompok-kelompok masyarakat untuk kampanye dan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak bisa menjadi langkah konkrit yang bisa dilakukan untuk mencegah agar berbagai macam kasus terhadap anak tidak terulang. Kelompok pengajian, pkk, posyandu, pertemuan Rt, tim ronda kampung dll merupakan salah satu wadah yang bisa dimaksimalkan.

Selain itu perlu memberi pengetahuan yang cukup bagi keluarga untuk mengantisipasi dan memberi bekal apa yang harus dilakukan jika anak menjadi korban atau mengetahui terjadinya kekerasan seksual dilingkungannya.

Dalam upaya inilah Sekolah Raya mengadakan diskusi mengenai Kekerasan Seksual yang diadakan pada hari Sabtu tanggal 8 November bertempat di Sekolah Alam Anak Soleh dengan nara sumber Ibu Erlinda M. Pd (Sekjen KPAI) dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tarumajaya Bapak AKP Drs Kunto Bagus MM.

Diskusi Mengenai Kekerasan Seksual Sekolah raya

Dalam kegiatan diskusi tersebut para orang tua murid Sekolah Alam Anak Soleh dan para peserta lain terlihat antusias dalam berinteraksi dengan nara sumber, terlebih ketika Ibu Erlinda menjelaskan tips dan cara bagaimana mendeteksi bukti-bukti kekerasan seksual pada tubuh anak-anak.

Diskusi yang berlangsung sejak pukul 9 hingga pukul 12 tersebut di akhiri dengan foto bersama dan pemberian kenang-kenangan dari Sekolah Raya kepada nara sumber.


Diskusi Mengenai Kekerasan Seksual Sekolah rayaDiskusi Mengenai Kekerasan Seksual Sekolah raya

Tidak ada komentar :

Posting Komentar