Sekolah Raya

Membangun ke-Indonesia-an Melalui Jendela Pendidikan Berbasis Alam Dan Budaya

Sekolah Bencana Terpadu Ranita UIN

Tidak ada komentar

Sekolah Bencana Terpadu Ranita UIN sekolah raya
Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan Kembara Insani Ibnu Batutah (KMPLHK RANITA) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 24-26 Oktober 2014 lalu menyelenggarakan kegiatan yang dinamakan SEBENTAR (Sekolah Bencana Terpadu) di Kantor Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan. 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Pengurangan Resiko Bencana Sedunia yang jatuh pada minggu ke Tiga bulan Oktober yaitu pada Senin 13 Oktober 2014 dan Hari Pengurangan Resiko Bencana Nasional yang oleh BNPB ditetapkan Sepanjang Bulan Oktober.  

Kegiatan SEBENTAR yang memiliki tema“Revitalisasi Nilai-Nilai Budaya Sebagai Upaya Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas” bertujuan meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam menanggulangi bencana, demikian ungkap Putri Ayuni S selaku panitia pelaksana."Kegiatan ini bertujuan menciptakan struktur dan alur komunikasi yang jelas dan terarah ketika terjadi bencana" jelas Putri.

Ketua pelaksana Sebentar, Ainun Jaariyah menjelaskan tiga rangkaian acara dalam “SEBENTAR”, "hari pertama kami mengadakan Diskusi Panel Lintas Sektoral yang akan melibatkan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pihak Swasta, Aparatur Desa, Tokoh Masyarakat, Pemuda, LSM, Penggiat Lingkungan dan Kemanusiaan, Civitas Akademika UIN dll". "Sedangkan untuk hari kedua kami akan melaksanakan Pelatihan Kebencanaan untuk sekitar 100 warga serta aparat pemerintahan di Desa Buni Bakti" pungkas Ainun.

Acara hari Ketiga yang merupakan penutupan dan puncak rangkaian acara #SEBENTAR2014, Ranita menggelar Pesta Rakyat berupa Pasar Murah yang terdiri kurang lebih dari 20 Stand Penjualan dengan harga yang terjangkau. Acara hari puncak juga menampilkan Pentas Seni dan Budaya yang diisi oleh penampilan Orasi Kebudayaan oleh Tokoh Masyarakat, Budayawan Nasional Sudjiwo Tedjo, Budayawan Bekasi Kong Guntur, Ratu Pantun Imas Tamborin, Masyarakat setempat serta komunitas budaya dan seni dari Kampus UIN juga meramaikan panggung, acara ditutup dengan penampilan musik dari Jastino ‘n Friends.

Sekolah Bencana Terpadu Ranita UIN sekolah raya
Sekolah Bencana Terpadu desa Buni Bakti Kec Babelan
Sekolah Raya melalui M Anwar diberikan kesempatan memberikan presentasi mengenai Desa Penyangga, Manajemen Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal Desa (Gotong Royong) yang disarikan dari pengalaman menjadi relawan saat erupsi Merapi tahun 2010 tepatnya di lereng Merapi utara (Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah) yang bertujuan mengubah paradigma yang menganggap pengungsi adalah obyek dari dampak suatu bencana yang harus dilayani segala kebutuhan dasarnya, menjadi subyek untuk turut serta berperan aktif dalam masa transisi selama proses evakuasi berlangsung. Jika berminat atas presentasi tersebut dapat mengubungi M Anwar melalui twitter di akun @inianwar


Sekolah Bencana Terpadu Ranita UIN sekolah raya
KMPLHK RANITA dapat dihubungi melalui akun Twitter: @ranita_uin atau Website :www.ranita.org

Tidak ada komentar :

Posting Komentar