Sekolah Raya

Membangun ke-Indonesia-an Melalui Jendela Pendidikan Berbasis Alam Dan Budaya

Workshop KLJ, Fun Photography, Fun Writing

1 komentar
Workshop Kamera Lubang Jarum dari Instruktur Muda

Workshop KLJ, Fun Photography, Fun Writing
Workshop KLJ, Fun Photography, Fun Writing

Siang itu, Sabtu 30 Mei 2015, kawan-kawan dari Jurnal Khatulistiwa dan Bekasi Foto hadir bersama untuk mengikuti rangkaian acara yang telah disepakati dengan pihak Bang Agustian dari Sekolah Alam Anak Sholeh dan jaringan Sekolah Raya. Serunya, kami datang bukan saja sebagai kakak-kakak yang akan menyampaikan materi fotografi dan menulis saja, tapi kami juga datang untuk menerima sharing ilmu dari para instruktur muda Kamera Lubang Jarum (KLJ). Apa tuh KLJ? Kamera sederhana yang terbuat dari kaleng bekas yang kemudian dilubangi dengan jarum dibantu dengan lakban hitam. 
Usut punya usut, ternyata KLJ ini telah menjadi salah satu kurikulum dalam pembelajaran SD Alam Anak Sholeh. Lah kok bisa? Bisa dong, karena KLJ secara langsung mengajarkan proses pembangunan karakter dari awal pembuatan hingga karya finalnya. Selain unsur mata pelajaran seperti Fisika, Kimia, dan Matematika, seperti mengatur jarak foto untuk mendapatkan cahaya yang pas, mencampur cairan untuk bisa mencetak hasil foto, dan keasyikan yang lain.

Dari Jurnal Khatulistiwa saat itu ada saya, Enno, Erlangga ‘Botak’, Rafly, Rio, Ucup, Rahmat, Arif ‘Cimba’, Adit, Tyas, serta Sena. Kami semua bergabung dengan kawan-kawan dari Bekasi Foto yang saat itu diwakili Bang Guts, Iddin, Heru, juga Syahrul ‘Buluk’. Semuanya antusias mendengarkan pengarahan dari adik-adik trainer, Ikhsan, Maulana, dan disusul Nugraha. Kami kagum bukan saja karena mereka yang secara usia masih muda sudah mampu berbagi ilmu dengan kami yang lebih dewasa, tapi lebih dari itu. Kami begitu mengapresiasi prestasi yang sudah mampu ditorehkan. Seperti Nugraha yang pada usianya yang masih 15 tahun sudah dinobatkan sebagai instruktur muda oleh Komunitas Lubang Jarum Indonesia. Begitu pula Ikhsan, dan beberapa kawannya yang lain yang sudah pernah mengadakan lawatan ke Malaysia untuk berbagi tentang KLJ di Permata Pintar, Universitas Kebangsaan Malaysia, sekolah setingkat SMA disana.

Workshop Fotografi dari Bekasi Foto dan Diskusi Teras

Agenda dilanjutkan dengan workshop fotografi dari Bekasi Foto yang disampaikan oleh Bang Guts Wateva. Kali ini, adik-adik yang udah sangat fasih tentang KLJ dan sedikit dasar fotografi yang kurang lebih nyambung, diajak untuk mengenal apa itu fotografi dan bermain-main dengan kamera DSLR. Dibagi beberapa kelompok, mereka asyik bereksplorasi berbagai gaya memotret didampingi kakak-kakak pendamping. Ada yang takut megang kamera karena berat dan takut jatuh. Ada yang nggak mau megang sama sekali karena pesimis nggak bisa, ada yang nyengir kegirangan karena jadi obyek foto, ada yang nggak mau berhenti motret meski waktu udah habis, dan tingkah unik yang lain. Ya, begitulah mereka. Bagaimanapun mereka masih tetap anak-anak, hehe… Di akhirworkshop, Bang Guts menyampaikan bahwa kalau melakukan semuanya dengan cinta, termasuk cinta dengan dunia fotografi, maka uang adalah dampak positif yang lain yang bekerja secara otomatis. Hm, interesting!

Lepas workshop tersebut, kami diajak Bang Agustian untuk berdiskusi santai di teras Rumba HOS Tjokroaminoto dan sekaligus ditraktir nasi goreng, yey! Bang Agus berkisah bahwa dulu awal-awal mendirikan sekolah ini bermula dari 2006, masih ada anak-anak yang mengintip dari jendela sekolah luar, untuk melihat proses belajar di sekolah. Untuk apa? Karena mereka sendiri tak bisa menikmati kemewahan itu. Keterbatasan ekonomi orang tuanya yang sebagian besar bekerja sebagai buruh, pembantu rumah tangga, pemulung, atau pekerjaan serabutan lainnya cukup menjadi alasan utama ketidakberdayaan mereka mengenyam bangku sekolah. 

Workshop KLJ, Fun Photography, Fun Writing

Workshop ‘Fun Writing’     

Selepas menginap semalam, keesokan harinya, Minggu 31 Mei 2015, saya ditemani Bang Nana dari Bekasi Foto melanjutkan agenda yang tersisa. Tak seramai kemarin, karena beberapa kawan-kawan Jurkhat harus segera naik kapal untuk menjalankan tugas berlayar di event akbar Ekspedisi Nusantara Jaya. Viva kawan! Namun, tak kalah serunya, Minggu (31/05) itu, kami kedatangan kawan-kawan baru dari jaringan Sekolah Raya. Ada kawan lama saya, Anwar dan istrinya yang juga Direktur program Sekolah Raya, Nana Zuri. Ada pula Salman dari blogfam, juga Ade dan Dias.

Diawali dengan pemutaran film berjudul ‘The Turtle World’ yang berisikan pesan lingkungan, saya pun bermain-main dengan adik-adik dan kakak-kakaknya untuk menuliskannya kembali dengan bahasa mereka disertai dengan gambar-gambar yang paling diingat. Hasilnya, bisa dilihat di rumba, jadi salah satu pajangan dinding Selepas itu, adik-adik saya ajak untuk mengenal basic penulisan 5W + 1H dan bereksperimen dengan karya foto KLJ mereka. Tujuannya, supaya mereka bisa membuat fotonya lebih bercerita. Menurut saya sih, mereka udah punya basic menyusun kata-kata yang bagus, cuma perlu dirapikan sistematikanya aja. Semoga ke depan, mereka bisa membuat semacam informasi kekinian tentang aktivitasnya di sekolah dan rumba, bisa berupa mading, buletin, atau dalam bentuk elektronik semacam blog. Semangat!

Workshop KLJ, Fun Photography, Fun Writing

Artikel ini hanya sebagian salinan dari tulisan Mbak Prita di Facebook Notes-nya, baca selengkapnya di SINI.

1 komentar :

Posting Komentar