Sekolah Raya

Membangun ke-Indonesia-an Melalui Jendela Pendidikan Berbasis Alam Dan Budaya

Relawan




Agustian, pria kelahiran di Jakarta bertepatan dengan hari kemerdekaan 17 Agustus 1973. Mendapat amanah untuk menjabat sebagai Ketua Drupadi Foundation. Organisasi berbasis akar rumput ini berijtihad melakukan perubahan melalui jendela pendidikan. Selain itu beliau juga aktif sebagai relawan kemanusiaan penanggulangan disaster diberbagai daerah “Hidup Itu Terima Kasih“ adalah moto hidupnya.



Taga Radjagah, menggeluti dunia pendidikan adalah bagian dari hidupnya. Guru adalah profesi yang disandang sejak lulus S1 di IKIP Jakarta sampai menyelesaikan S2 masih tetap menjadi sosok digugu dan ditiru. Untuk lebih membumikan pendidikan beliau mendirikan Drupadi Foundation, Sekolah Alam TK dan SD anak sholeh merupakan karya pengabdian yang dipersembahkan untuk negaranya.



Muhammad Hatta, Doktor bapak dua anak ini membekali ilmu kurikulum sekolah di George Mason University USA. Melalui buah pikirannya banyak mendesain kurikulum TK dan SD Sekolah Alam yang diperuntukan kaum dhuafa.


Abdul Khair, Kepala Sekolah TK Dan SD Alam Anak Sholeh. Pria kelahiran Dompu, 30 Desember 1969, menyelesaikan studi S1 di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta. Berbeda dengan kepala sekolah lainnya, khaer sapaan akrabnya selalu tepuk jidat manakala penerimaan murid baru melebihi qouta maklum saja saat ini sekolah masih membatasi jumlah penerimaan.

Cindy Parmanti, Ibu dari tiga anak ini selalu menyempatkan waktu saat berbagi ilmu membuat kue kepada para siswa SD Alam Anak Sholeh. Menurut pemilik situs www.kuejuara.com adalah kebahagian tersendiri berkecimpung dengan para siswa sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.



Izki Aldrin, Alumnus Teknik Industri ITB 2005 ini mendedikasikan dirinya untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan anak-anak sekolah alam. Menurut Izki “ Mengajar anak-anak, selain bermanfaat ternyata menyenangkan juga“ mau coba ..? Ayo ikutan!!


Dafina, Marketing Unilever ini sudah membiasakan menjadi guru mengajar “Life Skill” saat waktu libur, menyelesaikan S1 di Universitas Indonesia Tahun 2005 berujar; sebaik-baiknya orang adalah orang yang berguna untuk orang lain. Baginya ini merupakan kontribusi kecil. I believe small things create big differences. Ikutan Yukk!!!


Unggul Ekaputra, “ Semakin anda banyak membantu orang lain, semakin banyak juga berkah dan kekayaan yang didapat “ kata sarjana komunikasi universitas Al-Azhar Indonesia ini. Unggul ambil bagian pada bidang kesenian yakni mengenalkan dan mengajar musik.


Aulia Sukma, Alumnus Manajemen UI Tahun 2005 ini sangat piawai mengajar di kelas, bercerita tentang ilmu pengetahuan dengan memberikan gambar-gambar kepada siswa sekolah alam anak sholeh. Menurut Uli membuka wawasan dunia ilmu pengetahuan sejak dini dapat membuat anak penasaran dan ingin menggapainya.

Lutfi Retno
Lutfi Retno Wahyudyanti, Tinggal di Jogja. Tukang dongeng yang suka bercerita dengan rangkaian kata, lukisan cahaya, dan gambar gerak. Demikian ia mendeskripsikan dirinya. Saya suka bercerita tentang Indonesia yang kaya,  menulis, blogger, dan pembuat film dokumenter.


Firdaus, Pria bertubuh gempal ini menyelesaikan studi Teknik Aeronautika pada Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara. Di tengah kesibukannya di PT. ConocoPhillips masih menyempatkan diri untuk membangun jejaring sosial dengan mempublikasikan kegiatan sekolah alam dhuafa untuk mendapat simpati dan dukungan material.

Liz Adianti, Pemilik hobi sesepedaan ini lebih banyak membangun networking dengan korporasi. Dengan begitu segala kebutuhan baik infrastruktur dan kegiatan belajar mengajar di sekolah alam yang diperuntukan kaum dhuafa dapat terpenuhi. Alumnus Teknik Elektro UKI 1997 saat ini bekerja di Indosat memiliki obsesi untuk selalu berbagi dengan sesama anak bangsa.


Erza Handayani Minatullah, perempuan kelahiran 24 Januari 1988, punya hobby traveling dan kenal sama banyak orang, menurutnya belajar memahami banyak orang dapat mengispirasi tentang kebermanfaatan untuk berbagi, memulai menjajaki  kakinya di RIAK UIN Jakarta yang menghantarkan dirinya sebagai relawan saat erupsi Merapi 2010, berguna untuk sesama adalah great! and thats my passion


10603356_842455985767036_2789941685019080019_n Muhammad Anwar dan Nana Zuri, sepasang sejoli yang telah mewakafkan dirinya untuk kegiatan sosial. Beberapa aktifitasnya dapat diuraikan dalam aksi komunitas penggiat budaya – indienesia – desapenyangga – sahabat merah putih – indienesia raya dlsb. Moto: aku mencintai kehidupan ini, tanpa harus lupa mati.


bisotBisot Palawarukka, Pria kelahiran 1975 di Sukawangi Bekasi ini memiliki motto “been paid to be good", “Tuhan memberikan banyak agar saya menjadi orang baik” ujar ayah 3 anak yang pendiam dan lebih sering sibuk dengan gadget ini, aktif di dunia maya untuk mendokumentasikan segala kegiatan ke alam digital.

Arie HaryanaArie Haryana, Pria asal Purwakarta, 04 Nov 1994 ini selain seorang PHP Programmer juga aktif di Komunitas Lubang Jarum Indonesia. Menjabat sebagai Admin website dan Medsos juga Instruktur tetap KLJ. Hobby: Motret, Nulis, Design dan Travelling dapat kontak di twitter-nya <http://twitter.com/arieharyana>


Novita AnggrainiNovita Anggraini kelahiran Medan tanggal 23 Agustus 1990 mahasiswi Teknik Industri Universitas Pancasila dan karyawati di salah satu badan usaha milik Pemerintah Provinsi DKI penyuka buku dan cerita sejarah, banyak berkutat di bidang sanitasi lingkungan, juga menulis puisi sesekali. Aktif di gerakan 1 Juta Buku Untuk Anak-anak Indonesia sejak 2010 dan sering dijuluki “si kuli kardus” oleh teman-temannya.



Prita HwPrita Hw Kelahiran Jember, 27 April 1985. Seorang penghobi aktivitas membaca dan menulis, sama dengan kecintaannya terhadap travelling. Pendiri komunitas Insan Baca,sebuah jaringan taman baca dan perpustakaan independen yang bermula di Jatim. Lulusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan Unair ini memiliki cita-cita untuk membagikan ilmu akademisnya di ranah sosial dan pendidikan non formal. Quote "Sekali melangkah tak kenal lelah,berhenti berarti mati". Berbagi dengannya di FB/twitter/IG: Prita Hw/@pritahw/pritahw. Atau kunjungi www.pritahw.blogspot.com


Nana WNana Warsita. Kelahiran Bekasi 4 November 1986 Menyebut dirinya Pemuda Desa, representasi dari motto hidupnya, "inilah aku dengan kekurangan dan kelebihanku". Hobinya mengeksplorasi sesuatu yang baru mengantarkannya menjadi seorang fotografer otodidak bersama komunitas Bekasi Foto. Mimpinya adalah berbagi dan berbuat bersama sang istri, Prita Hw, untuk bermanfaat dan menjadi rahmat bagi semesta. Berbagi dengannya di Fb : Nana w.